Senin, 04 Desember 2017

PPh Pasal 21 Dokter

Cara Menghitung PPh Pasal 21 Atas Gaji dan Jasa Medik Dokter

Beberapa waktu lalu pada saat ngobrol dan berdiskusi dengan beberapa rekan, ada beberapa pertanyaan yang sangat menggelitik. Beberapa rekan yang berprofesi sebagai dokter, menanyakan terkait bagaimana sih menghitung pajak atas gaji dan penghasilan yang diterimanya sebagai dokter? karena selama ini dia merasa kurang mendapatkan informasi terkait pajak PPh 21 yang dipotong dari penghasilannya. Perlu diketahui bahwa memang Rumah Sakit mempunyai kewajiban memotong PPh Pasal 21 atas penghasilan yang diterima karyawannya, baik yang berstatus karyawan tetap maupun tidak. Supaya lebih jelas silahkan baca artikel berikut sampai tuntas supaya bisa membantu anda dalam menghitung PPh 21 atas Dokter.

Dasar Hukum Pemotongan PPh Pasal 21

Dasar hukum Pemotongan PPh 21 adalah PER - 16/PJ/2016 Tanggal 29 September 2016 tentang PEDOMAN TEKNIS TATA CARA PEMOTONGAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 DAN/ATAU PAJAK PENGHASILAN PASAL 26 SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN, JASA, DAN KEGIATAN ORANG PRIBADI. Peraturan tersebut adalah sebagai pengganti dari peraturan sebelumnya yaitu
  • PER - 57/PJ/2009
  • PER - 31/PJ/2012
  • PER - 32/PJ/2015

Panduan Menghitung PPh 21 Dokter

Dokter Adi adalah dokter spesialis anestesi, mempunyai istri yang tidak berkerja dan anak 1 yang berumur 5 tahun, praktek sebagai tenaga ahli di dua Rumah sakit berbeda yaitu RS A dan RS B ,berikut ini rincian penghasilannya :

Rumah Sakit A

Januari : 16.000.000
Februari : 17.000.000
Maret : 15.000.000
April : 8.000.000
Mei : 9.000.000
Juni : 5.000.000
Juli : 6.000.000
Agustus : 7.000.000
September : 8.000.000
Oktober : 9.000.000
November :  5.000.000
Desember :  12.000.000

Rumah Sakit B

Januari : 9.000.000
Februari : 5.000.000
Maret : 6.000.000
April : 17.000.000
Mei : 14.000.000
Juni : 7.000.000
Juli : 3.000.000
Agustus : 5.000.000
September : 9.000.000
Oktober : 10.000.000
November :  7.000.000
Desember :  16.000.000

Berapakah PPh 21 masing-masing yang dipotong oleh RS A dan RS B?
Berapakah PPh nya yang harus dibayar pada waktu laporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi?

Untuk menghitung pajak atas penghasilan dokter seperti kasus diatas ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu :

  • Merekap penghasilan / Gaji bruto yang didapat dari masing-masing Rumah Sakit
  • Menghitung Penghasilan Netto Per Bulan dari masing-masing Rumah Sakit
  • Menghitung PPh 21 per bulan yang dipotong masing-masing Rumah Sakit
  • Menggabungkan seluruh penghasilan dan menghitung PPh yang akan dilaporkan pada SPT Tahunan PPh Orang Pribadi

Merekap Penghasilan Bruto Per Bulan

dari hasil rekapan akhirnya diketahui jumlah penghasilan bruto yang didapat dari RS A adalah sebesar 117 juta dan dari RS B adalah sebesar 108 Juta (sesuai contoh gambar dibawah) 
PPh Pasal 21 Dokter

Menghitung Penghasilan Netto

Untuk menghitung penghasilan netto sesuai dengan aturan yaitu penghasilan bruto dikalikan 50% sehingga diketahui hasil seperti gambar dibawah berikut
PPh Pasal 21 Dokter

Menghitung PPh 21 Per Bulan Yang Harus Dipotong Rumah Sakit

Untuk menghitung PPh 21 yang harus dipotong masing-masing rumah sakit per bulan harus dibuatkan penjumlahan akumulasi agar tidak terjadi kesalahan tarif pemotongan


EmoticonEmoticon